Selasa, 06 Januari 2015

ABADI




Anggap saja ini sebuah cerita
Agar berkesan abadi
Agar kamu tetap abadi

Cerita yang tidak dapat ditengarai
Bukan sulit
Hanya saja kisahmu terlalu banyak
Kisah pedih manis yang kau hadapi dengan senyum
Kisah persahabatan, cinta, duka, dan suka
Kisah tentang cita yang pasti akan teraih
Kisah tentang masa lalu, saat ini, dan masa depan
Kisah kamu
Kisah kami

Kisahmu abadi
Seabadi harapanmu
Seabadi citamu
Dan seabadi persahabatan kita

Persahabatan yang katamu telah ditakdirkan
Jika takdir, tentu saja abadi
Persahabatan yang katamu telah membuatmu mengenal Tuhan
Ya, Tuhan itu abadi

Raga-raga kita bisa saja mengerut
Menghilang dalam kepasrahan diri dan kepergian jiwa
Namun mimpi kita, cerita kita, kenangan kita
Tidak ada yang dapat merengggutnya
Tidak pun dengan kematian

Mungkin ragamu sudah terlalu lelah untuk menghadapi surya
Tanganmu telah terlalu lelah untuk mencoba mengepak
Kakimu telah terlalu lelah untuk berlari menuju puncak
Dadamu telah terlalu lelah untuk bernapas
Matamu telah terlalu lelah untuk menahan pejam
Namun, kami yakin jiwamu tak pernah lelah

Jiwamu yang membuat kami berkumpul
Bukan untuk mengenangmu
Karena kamu tetap ada
Jiwamu ikut berkumpul bersama kami
Menyenandungkan segala cerita yang lalu dan yang hendak kau rajut
Menarikan semua kisah yang sempat tertuang dan yang hendak kau luangkan bersama kami

Langkah-langkahmu akan menjadi baka
Dalam langkah-langkah kami yang tak henti mendoakanmu
Tawamu akan menjadi kekal
Dalam senyum kami yang tak lekang memapah mimpi-mimpimu
Untukmu wahai sahabat tercinta
Yang menggoreskan suka dalam duka
Yang melipirkan sesal untuk mimpi
Yang menyajikan ria di atas lelah

Anggap saja ini sebuah cerita
Agar benar-benar abadi
Agar kamu selalu di hati dalam hari-hari nanti



 *) Untukmu wahai Robertus Dwi Yunanto Putro, yang telah mengajarkan bahwa sahabat adalah kebutuhan. Bahwa sahabat adalah saat kita bisa berdampingan tanpa berkata-kata. Bahwa sahabat yang bukan tidak pernah bertengkar, namun mereka yang selalu mempertahankan jalinannya. Salam kangen ya, Nan :) Salam buat Mama. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar